Blog ini sengaja saya buat untuk membantu Seluruh Trader Indonesia agar Hidupnya jauh Lebih Kaya, Lebih Baik dan Lebih Sejahtera, Terimakasih atas Masukan, Kritik dan Saran yang Anda Berikan, dan Mohon Maaf apabila ada isi dari blog anda yang tercopypaste ke blog ini, dengan hati tulus saya katakan blog ini bukan untuk memperkaya diri tapi untuk saling membantu

Senin, 17 November 2014

Three Angle Pattern

Belajar Membaca Candlestick Chart dalam Trading Forex

Apa Yang di maksud Analisa market untuk Action Trade ?

Apa itu analisis tindakan harga?

Bulls-dan-bears1My definisi analisis tindakan harga: analisis tindakan harga adalah analisis pergerakan harga pasar dari waktu ke waktu. Dengan belajar membaca tindakan harga pasar, kita dapat menentukan pasar yang bias terarah serta perdagangan dari reoccurring pola tindakan harga atau harga tindakan setup yang mencerminkan perubahan atau continuations dalam sentimen pasar.

Dalam istilah sederhana: harga tindakan analisis adalah penggunaan alam atau "mentah" harga gerakan pasar untuk menganalisis dan perdagangan itu. Ini berarti, Anda membuat semua keputusan perdagangan murni berdasarkan harga Bar pada grafik "telanjang" atau indikator-bebas harga.

Semua variabel ekonomi membuat pergerakan harga yang dapat dengan mudah dilihat pada grafik harga pasar. Apakah variabel ekonomi disaring turun melalui manusia pedagang atau pedagang komputer, gerakan yang menciptakan di pasar akan dengan mudah terlihat pada grafik harga. Oleh karena itu, daripada mencoba untuk menganalisis variabel ekonomi juta setiap hari (ini mustahil jelas), Anda dapat hanya belajar untuk perdagangan dari analisis tindakan harga karena gaya trading memungkinkan Anda untuk dengan mudah menganalisis dan membuat penggunaan semua variabel pasar hanya dengan membaca dan perdagangan dari harga action yang dibuat oleh variabel pasar kata.

� Bagaimana Anda menerapkan analisis tindakan harga ke pasar Forex?

Pertama, saya ingin mengatakan bahwa harga tindakan analisis dapat digunakan untuk perdagangan apapun pasar keuangan, karena hanya membuat penggunaan data "inti" harga pasar. Namun, saya pribadi untuk perdagangan pasar favorit adalah pasar Forex, terutama karena mendalam likuiditas yang membuatnya mudah untuk masuk dan keluar dari pasar, dan juga karena pasar Forex cenderung memiliki kondisi yang lebih baik tren serta volatilitas lain yang membuat perdagangan lebih terarah dan memungkinkan tindakan harga perdagangan untuk benar-benar bersinar.

Pendekatan pribadi saya sendiri perdagangan dan mengajar perdagangan harga tindakan adalah bahwa Anda dapat perdagangan secara efektif dari beberapa diuji harga tindakan setup. Benar-benar ada tidak perlu untuk mencoba dan perdagangan dari 25 pola harga berbeda, pasar Forex bergerak dalam mode relatif diprediksi paling waktu, jadi semua yang kita butuhkan adalah segenggam efektif harga tindakan entri setup untuk memberikan kita kesempatan baik mencari dan memasuki perdagangan probabilitas tinggi.

Hal pertama yang perlu Anda lakukan untuk menerapkan tindakan harga ke pasar Forex, akan strip grafik Anda semua indikator dan mendapatkan grafik harga "bersih" dengan hanya harga jeruji di warna yang Anda suka. Saya memilih sederhana hitam dan putih atau biru dan merah untuk warna saya, tetapi Anda dapat memilih warna apapun yang Anda suka (Bagian 7 akan mencakup sebuah pengantar charting). Berikut adalah contoh saya setup grafik harian pada EURUSD:

paanalysiscl
Sekarang, mari kita lihat contoh grafik harga bersih dan sederhana di grafik harga ditutupi dengan beberapa indikator paling populer bahwa banyak pedagang menggunakan. Saya ingin Anda untuk melihat kedua bagan dan berpikir tentang mana yang tampaknya lebih mudah dan lebih logis perdagangan off:

paanalysismes
paanalysiscl1
Dari melihat dua grafik di atas, Anda mungkin akan setuju bahwa tampaknya sedikit konyol untuk menyembunyikan tindakan alami harga pasar dengan indikator berantakan dan membingungkan. Semua indikator berasal dari pergerakan harga tetap, sehingga jika kita memiliki metode yang solid untuk perdagangan hanya berdasarkan pergerakan harga (harga tindakan analisis), hanya masuk akal bahwa kita akan menggunakannya daripada mencoba untuk menganalisis data sekunder yang berantakan.

� Apa adalah harga tindakan perdagangan sinyal?

Selanjutnya, mari kita membahas bagaimana kita dapat menggunakan analisis tindakan harga untuk mencari masukan ke dalam Pasar Forex dari grafik harga mentah. Sebagai hasil dari tahun perdagangan pasar saya telah direbus ke semua yang saya pelajari ke saya sendiri metode unik perdagangan dengan tindakan harga. Metode ini terdiri dari sekelompok harga sangat spesifik tindakan entri pemicu yang dapat menyediakan Anda dengan probabilitas tinggi masuk ke pasar. Pada dasarnya, apa yang kita cari adalah reoccurring pola harga yang memberitahu kita sesuatu tentang apa yang pasar bisa lakukan di dekat masa depan.

Untuk tujuan keringkasannya dan menghargai anggota saya dibayar, saya tidak akan memberikan semua strategi trading dan entri memicu di sini, tapi Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang strategi trading yang saya ajarkan dalam kursus trading saya. Dalam tabel di bawah ini, kami adalah akan melihat sinyal tindakan harga yang sangat baik untuk berdagang dengan tren; dalam bar strategi.

Dalam contoh tabel di bawah ini, kita dapat melihat satu tindakan harga perdagangan sinyal bahwa saya ingin menggunakan di tren pasar; dalam bar setup:

paanalysisibs
� Bagaimana menggunakan analisis tindakan harga untuk menentukan tren pasar

Anda mungkin akan menemukan banyak indikator yang berbeda yang dirancang untuk memberi tahu Anda apa tren pasar. Namun, cara yang paling diuji dan terpercaya untuk menentukan tren pasar adalah hanya untuk melihat grafik harian dan menganalisis tindakan harga pasar. Untuk mengidentifikasi kecenderungan untuk menurun, kita mencari pola pasang rendah dan rendah lebih rendah, kadang-kadang anotasi oleh "LH dan LL". Untuk mengidentifikasi tren naik, kita mencari pola lebih tinggi tertinggi dan terendah yang lebih tinggi, kadang-kadang anotasi oleh "HH dan HL".

Dalam contoh tabel di bawah ini, kita dapat melihat contoh dari kecenderungan untuk menurun, uptrend dan uptrend berubah menjadi kecenderungan untuk menurun:

paanalysistnd
� Mana dan Kapan Anda harus perdagangan harga tindakan sinyal?

Kursus trading saya aku fokus berat pada mengajar anggota saya bagaimana untuk berdagang dengan "pertemuan". Ketika saya mengatakan "perdagangan dengan pertemuan" saya pada dasarnya mengacu mencari daerah atau tingkat di pasar yang jelas signifikan. Pertemuan berarti ketika hal-hal yang datang bersama-sama atau berpotongan. Dengan demikian, ketika kita sedang mencari untuk "perdagangan dengan pertemuan" kita berusaha untuk mengumpulkan sinyal tindakan harga jelas dengan tingkat signifikan di pasar. Ada berbagai faktor pertemuan yang kita dapat menonton untuk, tetapi dalam tabel di bawah aku menunjukkan kepada Anda harga tindakan setup yang dibentuk di kunci support dan resistance di pasar; dukungan dan perlawanan adalah setiap faktor pertemuan. Catatan, aku telah menunjukkan Anda dua lebih setup tindakan harga di grafik di bawah ini; pin bar strategi dan sinyal trading fakey.

Dalam contoh tabel di bawah ini, kami sedang mencari cara untuk perdagangan harga tindakan setup dari confluent tingkat di pasar:

paanalysiscon
Penutup...

Pelajaran ini memberi Anda gambaran dasar analisis tindakan harga apa dan bagaimana menggunakannya di pasar. Dari sini, Anda harus melanjutkan ke bagian berikutnya ini pemula 's kursus dan terus belajar tentang Forex dan perdagangan harga tindakan.

Rahasia Membaca Candlestick

Grafik candlestick = grafik lilin, lahir di Jepang. Kapan ? tidak ada yg tau persisnya, namun saat itu di jepang telah ada sekolah-sekolah lama yang mengajarkan analisa teknis untuk perdangan beras.
Hingga suatu saat seorang barat bernama 'Steve Nison' menemukan dan pertama kali mengenal rahasia teknik jepang ini dari kenalannya sesama broker Jepang. Sejak saat itu Steve menjadi terobsesi dengan teknik ini, dia mulai mempelajari, meneliti, menulis, dan perlahan mulai tumbuh populer di sekitar tahun 90 an. Singkat cerita, kita patut berterima kasih kepada Steve Nison(Mr Candlesticks) 
Dalam sebuah grafik candlestik/grafik lilin, mengandung informasi : harga pembukaan(Open), harga penutupan(Close), serta dinamika pergerakan harga(High/Tertinggi - Low/Terendah). Bagian bawah menunjukan harga terendah(lower shadow), sementara bagian atas adalah harga tertinggi(Upper shadow).
Dalam grafik lilin bagian tengah terdapat sebuah kotak. Kotak ini akan diberi warna dimana akan menandakan bahwa harga naik atau turun. Bila kotak tidak berwana/putih, menandakan harga naik, sedangkan bila kotak berwana hitam menandakan harga turun.
Lihat gambar dibawah ini. 

Harga naik apabila harga penutupan > harga pembukaan. Dan harga turun apabila harga penutupan < harga pembukaan. Disini kita melihat pasti ada jeda waktu antara harga pembukaan dan penutupan, jeda ini sering disebut dengan Time Frame. Dan bisa diatur sesuai keinginan kita, seperti 5 menit, 10 menit, 15 menit, 1 jam, 1 hari, ataupun 1 bulan.

Baik sampai disini beberapa hal tentang grafik candlestik yaitu:
* Open, Close, High, Low 
* Shadow, body 
Untuk membiasakan, selanjutnya akan digunakan istilah ini...

Mengenal Arti Grafik Candlestick

Alasan utama orang menggunakan candlestick, adalah selain hanya menunjukkan harga, juga menyimpan informasi Analisa/pasar. Baik mari kita pelajari dari yg paling sederhana.

Long body : menunjukkan adanya minat yang sangat kuat untuk membeli atau menjual atau bisa juga menunjukkan banyak sekali aktivitas transaksi. Semakin panjang ukuran body berarti minat semakin kuat.

Short body: badan pendek menunjukkan sedikit aktivitas membeli atau menjual. Merupakan kebalikan dari Long body. 


Apabila Long body berwarna putih, ini berarti terjadi banyak aktifitas pembelian dari para trader. Sedangkan jika berwarna hitam, berarti banyak aktifitas penjualan

Dibagian atas dan bawah biasanya ada bayangan(shadow) memberikan petunjuk pergerakan harga selama periode tersebut.



Sampai saat ini grafik candlestick telah dipetakan menjadi puluhan model konfigurasi, dimana masing-masing model/pola tersebut, memiliki maksud sendiri-sendiri pula.

Pola dasar Grafik candlestik

Spinning Topspola ini memiliki panjang shadow yg sama antara atas dan bawah. Menunjukkan adanya ketidakpastian antara pembeli dan penjual.


Marubozu 
Pola ini hanya terdiri kotak/badan saja, tanpa memiliki shadow/bayangan.
Bila berwarna putih, maka ini menunjukan tren naik(bulish) yang sangat kuat sekali.
Bila berwarna hitam, maka ini menunjukan tren turun(bearish) yang sangat kuat sekali.



Doji
Pola ini terjadi karena harga open/close sama atau hampir sama, sehingga pada grafik biasanya badan hanya akan berupa garis tipis. Pola ini memberikan petunjuk ketidakpastian antara pembeli dan penjual.

Model-model pola Doji:


Biasanya jika muncul pola ini, trader akan melihat pola sebelumnya untuk dirangkaikan atau digunakan sebagai bahan referensi. Semisal jika Doji muncul setelah Marubazu putih, menunjukkan pada saat dimana Doji muncul selera pembeli telah jenuh. Atau di pasar jumlah pembeli telah mulai berkurang. 


Demikian pula apabila Doji muncul setelah Marubazu hitam, menunjukkan pada saat dimana Doji muncul selera penjual telah jenuh.

Yang perlu dicermati adalah bahwa tanda Doji ini belumlah merupakan konfirmasi akhir bahwa pasar telah jenuh. Perhatikan beberapa saat pola baru yg muncul untuk memberikan kepastian.




Reversal Pattern / Pola pembalikan arah


Agar memenuhi syarat sebagai pola reversal, maka kita harus melihat arah tren sebelumnya. Sedangkan tren dapat kita tentukan melalui analisa garis tren, moving average, analisa teknis lainnya(akan kita ulas dalam artikel selanjutnya). 

Baik, mari kita lihat bagaimana analisa grafik candlestick ini dapat memberikan sinyal suatu pola pembalikan 

Hammer dan Hanging Man 
Pola ini terlihat dengan ciri body kecil serta garis bawah shadow yg panjang


Hammer menunjukan pola pembalikan dari sebelumnya turun ke arah naik(bullish). Sedang kebalikannya Hanging Man menunjukan pola pembalikan dari sebelumnya naik ke arah turun(bearish). Lihat gambar dibawah. 

Hammer dan hanging man, dapat dimaknai bahwa pada saat itu terjadi tarik-ulur yg sama-sama kuat antara pembeli dan penjual(ketidak pastian). Apabila sinyal ini muncul, tunggu sampai beberapa pola berikutnya untuk mengkonfirmasi bahwa memang betul sinyal ini adalah sinyal pembalikan arah.

Tambahan sedikit, ada jenis pola yg bentuknya merupakan kebalikan dari Hammer dan hanging man, yaitu Inverted Hammer dan Shooting star. Memiliki arti/fungsi yg kurang lebih sama. Namun memiliki tampilan dimana body kecil dan bayangan atas yg panjang. Lihat gambar dibawah ini


Rangkaian pola pembalikanya biasanya terlihat.

Bahan sumber acuan : babypips.com 

Terbentuknya candlestick :
- Jika ada banyak pembeli di pasar, maka harga pasar akan bergerak bullish dan pada akhir periode pasar akan di tutup di atas harga pembukaan. Bentuk ini disebut dengan bullish candlestick. Kekuatan buyer dapat diukur dari pergerakan dari pasar yang bergerak dari level yang rendah dan bergerak ke atas menuju harga closing. Dalam kata lain panjang candlestick mencerminkan dominasi pembeli.
- Jika ada banyak penjual di pasar, maka harga pasar akan bergerak bearish dan pada akhir periode pasar akan ditutup di bawah harga pembukaan. Bentuk ini disebut dengan bearish candlestick. Kekuatan seller dapat diukur dari pergerakan pasar bergerak dari dari level tertinggi dengan bergerak ke bawah menuju harga closing. Dalam kata lain panjang candlestick mencerminkan dominasi penjual.

Untuk mengidentifikasi arah atau bentuk candlestick berikutnya, ada 5 hal yang harus diperhatikan :
1 . Perang antara bullish dan bearish
Ketika harga mendominasi pasar, candle akan bergerak ke arah yang sama. Misalnya jika pembeli mendominasi pasar maka candle akan bergerak bullish. Selama tidak ada pertarungan dari penjual maka bentuk candle akan mengikuti dari candle sebelumnya.
Setelah beberapa trader merasa bahwa pasar sudah terlalu tinggi atau overbought, maka penjual akan melawan. Momen ini disebut dengan aksi profit taking.
Pertarungan antara pembeli dan penjual yang ditunjukkan dapat kita lihat pada ekor candlestick. Jika perang dengan tekanan lebih besar dari dominasi yang terjadi akan berpotensi membuat pemenang mendominasi pasar dan situasi ini akan merubah arah trend atau trend reversal. Dengan kata lain, kita dapat mengidentifikasi bahwa candlestick berikutnya akan berubah arah.

2 . Candlestick bergerak cepat
Jika body candlestick lebih besar dari body candlestick sebelumnya maka hal tersebut menunjukkan antusiasme pasar. Jadi jika ada begitu banyak trader Forex membuka posisi, kekuatan ini yang dicari dalam pasar dengan arah trend yang kuat. Bahkan jika ada perlawanan, dalam situasi ini kita dapat memprediksi candlestick berikutnya akan lebih besar dengan arah trend yang sama dari candlestick dengan tren sebelumnya.

3 . Candlestick bergerak lambat
Perlambatan candlestick adalah kebalikan dari antusiasme, ada keraguan dari para trader untuk membuka posisi perdagangan akan membuat pasar sedikit bergerak lambat. Ragu-ragu ini muncul karena para trader berpikir bahwa tren pasar sudah terlalu tinggi, terlalu rendah, oversold, overbought atau tertahan di support dan resistance. Jika tidak ada trader yang membuka posisi perdagangan, akan membuat pasar bergerak lambat karena tidak memiliki kekuatan.
Dalam situasi ini seperti ini kita harus siap untuk membuka posisi perdagangan dalam arah yang berlawanan, karena pasar akan mengambil alih dari pembeli atau penjual.


4 . Candlestick berbalik arah
Dalam situasi overbought atau oversold ada banyak trader yang mencoba untuk mengakhiri tren dan mereka ingin mengubah arah trend. Tapi usaha ini dimulai dengan tes market. Mereka akan men-tes market untuk benar-benar dapat mengubah arah trend atau tidak. Upaya ini ditandai dengan candlestick panjang ke arah trend berlawanan.
Situasi ini terjadi sebelum tren di pasar atas, candlestick seperti akan membangun sebuah candle dalam arah trend berlawanan tetapi pada akhir periode harga pasar akan menarik kembali dan dekat ke arah tren pasar.
Upaya ini mengindikasikan bahwa pasar akan berbalik tren pasar. Dalam situasi ini kita dapat mempersiapkan diri untuk membuka posisi perdagangan dalam arah yang berlawanan.


          
5 . Candlestick berdivergensi
Perlambatan dan pembalikan harga akan terlihat ketika hampir kebanyakan trader ingin harga berbalik arah di pasar. Tetapi ada beberapa trader masih ingin tinggal dan berada dalam trend sebelumnya.
Divergensi candlestick terjadi ketika ada trader yang ingin mendapatkan harga yang baik, ketika mereka sudah mengetahui bahwa pasar akan berbalik arah. Dalam situasi ini kita dapat melihat dengan alat bantu indikator teknikal. Secara umum, indikator teknikal dapat menunjukkan potensi divergensi sehingga anda dapat membuka posisi baru dalam arah yang berlawanan dari tren pasar.



Ok, Sampai disini DUlu, Isi dari laman ini akan terus saya update 
Keep Trading With Smile 

Cara Bermain Forex | Teknik Simple Tapi Efektif Memanfaatkan Indikator E...

Jumat, 14 November 2014

Strategi Tradig 100% Mudah dan Simple

CARA MEMBUAT GARIS TREND LINE HARGA FOREX

Senin, 10 November 2014

Scalping 10pips 99% Profit

Belajar Tentang Chart

      1: Symmetrical Triangle Pattern

Segitiga simetris dapat dicirikan sebagai area dimana pasar berada dalam keadaan bimbang. Pasar berhenti bergerak dan arah pergerakan selanjutnya masih dipertanyakan. Biasanya, kekuatan penawaran dan permintaan pada saat itu dianggap hampir sama.
Berikut adalah ciri-ciri dari sebuah Symmetrical Triangle Pattern:
  • Upaya untuk mendorong harga naik lebih tinggi dengan cepat bertemu dengan kekuatan Seller, sementara penurunan dipandang sebagai kekuatan penawaran.
  • Setiap Lower Highs dan Higher Lows yang terbentuk menjadi semakin mengecil daripada sebelumnya, dan menjadi bentuk segitiga menyamping. (Biasanya akan diikuti dengan adanya kecenderungan berkurangnya volume selama periode ini.)
  • Pada akhirnya, kebimbangan pasar ini bertemu dengan sebuah keputusan yang akan menerobos keluar dari formasi ini (seringkali dibarengi dengan terjadinya volume yang besar).
Pola ini banyak muncul sebagai sebuah pola penerus trend baik pada trend menaik atau pada tren menurun. Secara teknis, kita harus mampu mengidentifikasi trend yang terjadi sebelum pola ini muncul, untuk dapat memperkirakan kelanjutannya.


2: The Ascending Triangle Pattern

Ascending Triangle adalah variasi dari symmetrical triangle. Ascending Triangle umumnya dianggap sebagai bullish dan paling dapat diandalkan saat ditemui dalam sebuah uptrend. Garis atas segitiga terlihat mendatar, sedangkan bagian bawah segitiga membentuk garis miring ke atas.
Berikut adalah ciri-ciri dari sebuah Ascending Triangle Pattern:
  • Dalam pola segitiga ini, harga menjadi overbought dan berbalik turun.
  • Buyer kemudian kembali memasuki pasar dan harga segera kembali ke level tertinggi sebelumnya, di mana setelah itu sekali lagi berbalik turun.
  • Buyer kemudian muncul kembali, meskipun dimulai pada level yang lebih tinggi dari sebelumnya sehingga membentuk higher low.
  • Harga akhirnya melakukan break pada garis atas dari pola ini dan didorong untuk naik lebih tinggi oleh masuknya buyer yang baru pada level ini. (Seperti dalam kasus symmetrical triangle, breakout umumnya disertai dengan peningkatan dalam volume.)
Karena ini adalah pola penerus atau continuation pattern, maka yang diharapkan adalah terjadinya break pada resisten level, dan jika yang di break adalah supportnya, maka dapat dikatakan bahwa pola ini menjadi gagal.

3: The Descending Triangle Pattern



Descending Triangle (segitiga menurun), juga merupakan variasi dari pola Segitiga Simetris/Symmetrical Triangle. Pola ini umumnya dianggap sebagai sebuah bearish, dan biasanya dapat ditemukan pada sebuah trend menurun.
Tidak seperti Ascending Triangle pattern, kali ini bagian bawah dari chart yang membentuk segitiga, terlihat menjadi garis mendatar. Sisi atas dari segitiga membentuk garis menurun. Harga jatuh ke titik dimana harga menjadi oversold.
Berikut adalah ciri-cirinya:
  • Buyer mencoba masuk pada harga rendah, sehingga harga menjadi naik.
  • Harga yang naik, menarik para seller untuk masuk sehingga harga kembali turun menguji kembali titik low sebelumnya.
  • Buyer sekali lagi mencoba masuk kedalam pasar, mengakibatkan harga kembali naik dan sekali lagi menarik lebih banyak seller untuk masuk.
  • Seller kemudian mengambil alih dan menekan harga untuk turun lebih rendah dari titik low sebelumnya, saat buyer tergesa-gesa membuang posisi mereka.
  • Dalam pola ini akan terlihat resisten membentuk lower highs dan support berupa constant lows, yang jika ditarik garis akan membentuk sebuah segitiga yang menurun.
  • Seperti halnya pada segitiga simetris dan Ascending Triangle, volume cenderung berkurang pada saat proses pembentukan pola, dan meningkat pada saat melakukan break di titik terendah sebelumnya.

Karena ini adalah pola penerus atau continuation pattern, maka yang diharapkan adalah terjadinya break pada support level, dan jika yang di break adalah resisten, maka dapat dikatakan bahwa pola ini menjadi gagal atau akan membentuk pola baru.


4: The Wedge Formation Pattern



Pola wedges, sepintas menyerupai Symmetrical Triangle pattern, dimana memiliki trendline yang saling berlawanan dan bertemu pada satu ujung. Namun wedges terlihat berbeda pada kemiringan garisnya, baik keatas ataupun kebawah.
Seperti juga pada pola segitiga lainnya, volume akan cenderung menurun selama proses pembentukan pola, dan meningkat saat pola di-break..
Berikut adalah ciri-ciri dari formasi Wedge:
  • Falling Wedge umumnya dianggap sebagai sebuah bullish, dan biasanya ditemukan pada sebuah uptrend. Namun pola ini juga bisa ditemukan pada sebuah downtrend. Namun implikasinya tetap dianggap sebagai sebuah bullish.
  • Pola ini ditandai dengan terbentuknya serangkaian Lower Highs dan Lower Lows
  • Rising Wedge umumnya dianggap sebagai sebuah bearish dan biasanyan ditemukan pada sebuah downtrend. Namun bisa juga ditemukan dalam sebuah uptrend meskipun implikasinya tetap dianggap sebagai sebuah bearish.
  • Rising Wedge ditandai dengan terbentuknya serangkaian Higher Highs dan Higher Lows.
  • Pola ini juga merupakan sebuah konsolidasi untuk meneruskan trend/continuing trend.


5: Flags and Pennant Patterns



Flags dan Pennants dapat digolongkan sebagai sebuah pola penerus trend. Pola ini biasanya menggambarkan jeda singkat dalam pergerakan yang dinamis. Biasanya terlihat setelah pergerakan besar yang cepat. Pasar kemudian biasanya akan kembali melanjutkan pergerakan dengan arah yang sama seperti sebelumnya. Penelitian telah menunjukkan bahwa pola-pola ini adalah merupakan pola penerus trend yang paling dapat diandalkan.
Berikut adalah ciri-ciri dari pola Flag dan Pennant:
  • Bullish Flag ditandai dengan terbentuknya Lower Highs dan Lower Lows, dengan pola miring berlawanan dengan trend. Namun tidak seperti pola Wedges, pola Flag memiliki trendline yang sejajar.
  • Bearish Flag terbentuk dari Higher Highs dan Higher Lows. Bear Flag juga memiliki kecenderungan untuk miring berlawanan dengan trend, dengan kedua trendline sejajar.
  • Pennant terlihat sangat mirip dengan Symmetrical Triangle pattern, namun Pennant biasanya memiliki ukuran yang lebih kecil, baik dari segi size (volalilitas), maupun durasi.
  • Volume biasanya mengecil selama proses pembentukan dan meningkat tajam saat terjadinya breakout.

6: The Rectangles Pattern



Pola Rectangles atau juga disebut Channel, umumnya dianggap sebagai pola penerus trend. Pola ini secara mudah diidentifikasi dari adanya dua highs yang sama dan dua lows yang sama. Titik - titik high dan low dapat dihubungkan menjadi dua garis sejajar yang membentuk garis atas dan bawah dari sebuag persegi panjang. Pola rectangles seringkali disebut sebagai rentang perdagangan, zona konsolidasi atau daerah kemacetan.

Ada banyak kesamaan antara Rectangles dengan Symmetrical Triangle. Selain karena keduanya merupakan pola penerus trend, keduanya juga dapat menandai top dan bottom sebuah trend secara signifikan. Seperti halnya pola chart lainnya, pola rectangle akan lengkap saat terjadi breakout.

Berikut adalah ciri-ciri Rectangles:
  • Untuk memenuhi syarat sebagai pola kelanjutan, trend sebelumnya harus jelas ada. Idealnya trend memiliki periode yang cukup, namun belum mencapai akhirnya/klimaks. Semakin trend mendekati titik akhir, maka makin sedikit kesempatan pola ini akan menandakan kelanjutan.
  • Setidaknya ada empat point: dua highs yang setara untuk membentuk garis resisten, dan dua lows yang setara untuk membentuk garis support. Tidak harus persis sama, namun setidaknya memiliki jarak yang wajar. Meskipun bukan syarat mutlak, akan lebih baik jika highs dan lows terjadi bergantian.
  • Berbeda dengan pola segitiga, rectangle tidak menunjukkan volume yang standar. Volume akan naik turun seiring dengan berkembangnya pola. Namun pada saat terjadinya breakout, biasanya volume juga akan meningkat.
  • Durasi terbentuknya pola idealnya semakin lama harga bergerak dalam pola rectangle, maka breakout yang terjadi juga akan lebih signifikan.

Senin, 03 November 2014

BUTUH BANTUAN/INGIN KENALAN

Hai...  Saya Hendra, 

Saya sangat senang apabila bisa terus berbagi dan menambah sahabat di seluruh provinsi Indonesia atau di seluruh penjuru Dunia.

Untuk Kebutuhan itu silahkan hubungi saya di 
Email hendra.hp@gmail.com
HP. 081361339094
Facebook : avatarhendra
twitter : ngak Punya
Pin BB : nanti saya update lagi ya

Salam Persahabatan


Hendra


Sekapur Sirih

Jatuh Bangun di dunia trading kata Orang itu hal yang biasa, tapi sangat menyakitkan bagi si pelaku/trader yang rugi, namun gagal bukan berarti harus berhenti, gagal bukan berarti harus menyerah, blog ini saya dedikasikan untuk untuk seluruh trader di tanah Air, yuk sama sama kita saling bantu bahu membantu untuk menolong sahabat, teman ataupun orang lain agar bangkit dari keterpurukan ekonomi. 
blog ini pertama kali saya ciptakan karena saya bangkrut dari trading dan susah untuk bangkit, entah keberapa kali saya jatuh bangun, entah berapa macam alasan yang di buat oleh pikiran dan diri  untuk membenarkan sebab terjadi kesalahan, tapi satu hal yang pasti saya harus terus bangkit dan bangkit karena kesuksesan memang milik saya dan milik semua orang, 
memang ada saatnya kita jatuh dan bangun tapi tidak pantas kita terus bermuram durja dengan kebangkrutan yang kita terima, 
terimasih untuk istri yang terus memotivasi dan mendorong diriku untuk bangun disaat orang lain tak percaya, 


thanks for All my Wife